Pages

Apa Sajakah Sisi Baik & Buruk dari e-learning itu ?


Sisi baik dari penggunaan e-Learning adalah mahasiswa dituntut menjadi lebih aktif dibandingkan pengajaran secara tradisional hal ini didasarkan bahwa penggunaan yang diluar pengawasan langsung dari dosen pengajar, siswa dituntut lebih kreatif dalam menerima materi perkuliahan yang diberikan agar mereka dapat menanyakan atau memberikan tanggapan ketika dosen memberikan keterangan yang kurang jelas atau dapat memberikan tafsiran yang ambigu di dalam perkuliahan. Memberikan jalan menuju sistem belajar-mengajar yang berpusat pada siswa (e-Learning Student Learning Center ).Selain itu e-learning telah mempersingkat waktu pembelajaran dan membuat biaya studi lebih ekonomis. E-learning mempermudah interaksi antara peserta didik dengan bahan/materi, peserta didik dengan dosen/guru/instruktur maupun sesama peserta didik. Peserta didik dapat saling berbagi informasi dan dapat mengakses bahan-bahan belajar setiap saat dan berulang-ulang, dengan kondisi yang demikian itu peserta didik dapat lebih memantapkan penguasaannya terhadap materi pembelajaran.Dalam e-learning, faktor kehadiran guru atau pengajar otomatis menjadi berkurang atau bahkan tidak ada. Hal ini disebabkan karena yang mengambil peran guru adalah komputer dan panduan-panduan elektronik yang dirancang oleh "contents writer", designer e-learning ,dan pemrogram komputer.Dengan adanya e-learning para guru/dosen/instruktur akan lebih mudah :
  1. melakukan pemutakhiran bahan-bahan belajar yang menjadi tanggung jawabnya sesuai dengan tuntutan perkembangan keilmuan yang mutakhir
  2. mengembangkan diri atau melakukan penelitian guna meningkatkan wawasannya 
  3. mengontrol kegiatan belajar peserta didik.

Sisi buruk dari penggunaan e-Learning adalah mahasiswa yang kurang bisa menerima kuliah secara aktif sulit di kontrol secara langsung, sehingga umpan balik yang diberikan oleh mahasiswa kepada sistem e-Learning ini bisa saja lebih didasarkan kepada subyektivitas dibandingkan keobyektivitasan penggunaan e-Learning itu sendiri. Karena menurut pengalaman sebagian mahasiswa ketika mengikuti kelas e-Learning ini, tidak sedikit mahasiswa yang tertidur atau pergi meninggalkan kelas karena mengalami kebosanan yang mungkin diakibatkan oleh “berat”nya materi yang diberikan oleh dosen, dengan penjelasan yang mungkin dirasa kurang memuaskan sehingga mengakibatkan mahasiswa tersebut menjadi malas untuk mengikuti kelas tersebut. Kehadiran guru sebagai makhluk yang hidup yang dapat berinteraksi secara langsung dengan para murid telah menghilang dari ruang-ruang elektronik e-learning ini. Inilah yang menjadi ciri khas dari kekurangan e-learning yang tidak bagus. Sebagaimana asal kata dari e-learning yang terdiri dari e (elektronik) dan learning (belajar), maka sistem ini mempunyai kelebihan dan kekurangan.

Referensi;   
Munir., (2008). Kurikulum Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi. Bandung : Alfabeta
id.wikipedia.org/wiki/Pembelajaran_elektronik
parvian.wordpress.com/2008/07/13/penerapan-e-learning-di-indonesia/

0 komentar:

Posting Komentar